Saatnya Tim Persib Bangkit

Oktober 20, 2009

Sudah saatnya Persib Bandung bangkit. Kekalahan menyesakkan yang didapat pada dua laga perdana Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 tidak perlu diungkit-ungkit lagi. Kini saatnya tim menatap ke depan, berupaya lebih baik lagi, dan berusaha tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang sama.

Kalimat itulah yang ditekankan Pelatih Jaya Hartono kepada pemain yang pada Senin (19/10) mulai kembali berlatih setelah memperoleh libur seusai laga tandang di Makassar. “Secara psikologis, tentu kekalahan tersebut berpengaruh terhadap pemain. Tapi saya minta mereka untuk tidak terus mengingat-ingatnya,” ucap Jaya.

Lebih lanjut ia menekankan kepada pemain bahwa setiap individu mesti menanamkan tanggung jawab pada dirinya masing-masing untuk menampilkan performa terbaiknya di setiap pertandingan yang akan dilakoni. Kemenangan atau kekalahan tim tidak menjadi tanggung jawab seorang pelatih saja. Semua pemain dan komponen tim lainnya sama-sama memiliki tanggung jawab tersebut dan mulai harus ditanamkan sejak sekarang.

Jika rasa tanggung jawab tersebut telah tertanam pada diri masing-masing, otomatis dalam waktu singkat kekompakan tim akan segera tercipta. Apabila internal tim telah demikian solidnya, hadangan dari lawan mana pun akan lebih mudah dihadapi.

Pada sesi latihan tersebut secara spesifik Jaya meminta kepada pemain seniornya untuk turut mengangkat dan menyemangati pemain yang lebih muda daripada mereka, semisal Wildansyah, Irwan Wijasmara, Chandra Yusuf, Munadi, dan Dedi Haryanto. Sementara para junior pun harus terus terpacu untuk menampilkan performa yang lebih baik. Dengan demikian akan tercipta persaingan yang sehat antara senior dan junior untuk sama-sama menampilkan performa terbaiknya demi kebaikan tim.

Selain itu, Jaya juga meminta kepada pemain untuk menerima dengan ikhlas seraya melakukan dengan sungguh-sungguh setiap materi yang diberikan pelatih. Dengan ikhlas melakukan setiap hal, waktu persiapan tim yang tergolong singkat ini bisa dimanfaatkan maksimal.

Masa jeda kompetisi yang cukup panjang ini, sekitar sebulan lamanya, disyukuri Jaya. Sebab dengan demikian, ia jadi memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perombakan terhadap timnya. Sekaligus untuk mempersiapkan kondisi pemainnya yang begitu laga kembali bergulir pada 21 November mendatang akan menjalani jadwal kompetisi yang superpadat.

Waktu persiapan umum yang tidak dimilikinya saat mempersiapkan tim yang baru terbentuk akan dimanfaatkannya saat ini. Pembenahan fisik pemain menjadi materi utama yang akan terus digodoknya dalam dua pekan awal.

“Utamanya dalam hal strength, speed endurance, serta endurance-nya. Kekuatan otot pemain yang belum terbentuk maksimal yang menjadi catatan utama jajaran pelatih sepulangnya melakoni laga tandang kemarin,” ucap pelatih yang pada Selasa (20/10) ini merayakan ulang tahun ke-46.

Setiap paginya selama dua pekan mendatang, pemain akan dijejali materi kekuatan fisik. Khusus Rabu dan Sabtu diselingi dengan latihan angkat beban di sarana fitness Kompleks Batununggal. Sore harinya, tim akan tetap diasah kemampuan bermain bolanya melalui game internal yang akan rutin digelar. Bahkan tim direncanakan pula berlatih di alam langsung.

Namun Senin (19/10) ini, 22 pemain Persib yang hadir pada sesi latihan, serta pemain asing yang tengah dipantau kemampuannya Matthew Osvaldo Mayora, belum dijejali materi-materi fisik tersebut. Mereka hanya dibagi ke dalam dua tim untuk melakukan game internal. “Ini baru adaptasi setelah libur. Semua baru akan dimulai besok (hari ini-red.),” ucap Jaya


stadium paris van java

April 21, 2009

450px-stadiongedebage


Persib Bandung Menggeser Persija

April 21, 2009

Persib Bandung Menggeser Persija

Persib Bandung terus menjaga peluang dalam memburu gelar juara Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), setelah menumbangkan tuan rumah Persita Tangerang 4-2 (2-1), di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (21/4). Kemenangan ini juga memberi tekanan kepada tim-tim papan atas.

Tambahan tiga angka ini membuat posisi Persib yang sudah mengemas 45 poin, naik ke posisi keempat dari semula kelima, menggeser posisi Persija (42). Persib masih tertinggal 13 poin dari Persipura yang memimpin sementara klasemen. Namun, Eka Ramdani dkk. masih memiliki tiga pertandingan sisa dibanding Persipura.

Empat gol kemenangan Persib masing-masing disumbangkan Hilton Moreira menit ke-20 dan 48, Eka Ramdani (44), dan Christian Gonzales (57). Sementara dua gol Persita dicetak oleh sundulan Supriyadi (25) dan Adolfo Sousa (60).

Manajer Persib H. Jaja Soetardja menyambut gembira kemenangan ini dan menilai ada perubahan signifikan dalam cara bermain timnya. “Hasil ini tentu sangat positif. Secara permainan juga ada perubahan yang lebih bagus. Kami masih optimistis dalam kompetisi ini,” kata Jaja.

Kemenangan juga disambut sukacita tim pelatih. Jaya Hartono mengaku tiga poin ini sangat penting bagi Persib. “Alhamdulillah kami bisa kembali menang. Tetapi, kemenangan ini bukan tanpa koreksi. Pemain masih melakukan kesalahan-kesalahan yang sama, sehingga gol balasan mereka tercipta cukup cepat dari proses yang hampir sama dengan pertandingan sebelumnya,” katanya.

Jaya menyoroti kinerja para pemainnya, terutama ketika menghadapi serangan balik cepat. Menurut dia, penyakit Persib masih belum sembuh. Para pemain belakang masih selalu terfokus kepada pergerakan bola dan mengabaikan penetrasi tanpa bola yang dilakukan lawan. Jaya mengatakan, gol kedua Persita yang dicetak Adolfo Sousa adalah buah keteledoran pemain belakang.

“Itu adalah penyakit lama. Setelah mencetak gol, pasti gawang kami juga kebobolan dengan cepat. Padahal, setiap evaluasi juga sudah ditekankan untuk fokus pada pergerakan lawan, bukan bola apalagi menghadapi tim dengan pola 4-4-2,” kata Jaya.

Dalam laga tersebut, Jaya memberikan pujian kepada Wildansyah. Menurut dia, ketenangan pemain muda Persib itu dalam mengawal lini belakang cukup membawa stabilitas di lini belakang. “Meski kadang masih kurang percaya diri, Wildan adalah pemain dengan prospek yang cerah. Dia main cukup tenang dan memiliki intersep yang bagus,” ujar Jaya.

Sementara itu, Pelatih Persita Zaenal Abidin mengakui jika Persib tampil luar biasa meskipun tak diperkuat Lorenzo Cabanas dan Maman.

Pada pertandingan kemarin, Jaya Hartono memenuhi janjinya dengan menampilkan pemain muda Wildansyah untuk mendampingi Nova Arianto dan Nyek Nyobe di lini belakang. Bagi Wildansyah ini merupakan debut sebagai starter di LSI.

Menghadapi Persita, Jaya begitu memforsir kemenangan dengan menampilkan sekaligus tiga striker asing yaitu Rafael Bastos, Hilton, dan Gonzales. Pada menit ke-20, Hilton memecahkan kebuntuan dengan mencetak gol melalui tendangan setengah voli, memanfaatkan sundulan Gonzales yang membentur pemain Persita.

Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama, lima menit kemudian Persita menyamakan kedudukan 1-1 melalui sundulan Supriyadi memanfaatkan umpan lambung Cucu Hidayat. Kiper Persib Cecep Supriatna sempat menepis bola, namun bola tetap meluncur masuk ke gawang. Menit ke-35, Jaya memasukkan Airlangga menggantikan Bastos.

Satu menit menjelang pertandingan babak pertama usai, Hilton melakukan penetrasi ke jantung pertahanan Persita, kemudian memberikan umpan datar ke kotak penalti. Gonzales yang berada di kotak penalti, secara sengaja membiarkan bola tersebut melewatinya. Bola yang bergulir, langsung disambar Eka Ramdani yang melesakkan si kulit bundar, 2-1 untuk Persib hingga babak pertama selesai.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, Persib kembali membobol Persita melalui proses yang unik. Berawal dari tendangan Gonzales yang membentur tiang kanan, dan bola memantul jatuh ke kaki Hilton. Pemain asal Brasil ini kemudian menendang bola tersebut, namun kembali membentur tiang kiri, dan bola memantul lagi ke arah Hilton. Kali ini Hilton tidak menyia-nyiakan dan langsung menyundul bola untuk merobek gawang Persita.

Gonzales akhirnya menyumbang satu gol pada menit ke-57, memanfaatkan umpan Eka Ramdani. Gonzales melakukan aksi individunya yang mampu melewati hadangan pemain belakang Persita Agung Dwijaksono dan kiper Wawan.

Unggul telak, penyakit lini belakang Persib kembali kambuh ketika membiarkan striker Persita Adolfo Sousa berdiri bebas tanpa kawalan. Dengan mudahnya, Adolfo merobek gawang Persib melalui sundulan memanfaatkan umpan Wirahadi.

Source: http://www.pikiran-rakyat.com


persib 3 Vs Sriwijaya 2

April 20, 2009

Persib Permak Sriwijaya 3-2

Persib berhasil mengalahkan Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (17/4). Setelah hanya bermain 1-1 pada leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia pekan lalu, kali ini Maung Bandung menang 3-2 dalam lanjutan Liga Super.

Persib unggul terlebih dulu pada menit ke-17 yang dicetak Cristian Gonzales. Gonzales berhasil memanfaatkan blunder pemain Sriwijaya. El Loco berhasil mengecoh penjaga gawang Ferry Rotinsulu yang berusaha menghalanginya.

Gol balasan Sriwijaya dicetak Ngon Ajam pada menit ke- 20. Dia berhasil memanfaatkan umpan matang dari tendangan penjuru pemain Sriwijaya.

Memasuki babak kedua, Persib dan Sriwijaya langsung melakukan inisiatif penyerangan. Namun, beberapa peluang kedua keselasan gagal membuahkan gol.

Sriwijaya akhirnya balik unggul setelah Nasuha mencetak gol pada menit ke-67. Dia berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Persib, dan berhasil mecocor bola ke gawang Persib yang dijaga Cecep Supriatna.

Hilton Moreira yang masuk menggantikan Rafael Alves Bastos berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71. Moriera berhasil memanfaatkan umpan Siswanto dari sektor kanan pertahanan Sriwijaya.

Permainan semakin berkembang. Kedua kesebelasan saling serang. Namun peluang-peluang kedua kesebelasan gagal berbuah gol.

Akhirnya pada menit-menit akhir Lorenzo Cabanas berhasil mencetak gol kemenangan Persib. Cabanas berhasil mengecoh kiper Sriwijaya Dede Sulaeman yang masuk menggantikan Ferry yang keluar karena cedera.

Source: http://tribunjabar.co.id


it’s persib girl

April 6, 2009

2670_1024790387732_1464441017_30071999_3507087_n3


wallpaper

April 6, 2009

prsb0910desk


persibku jiwaragaku

Maret 31, 2009

wlp_logo1pangeran biru ku persib maung bandung


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.