Persib Bandung Menggeser Persija

Persib Bandung Menggeser Persija

Persib Bandung terus menjaga peluang dalam memburu gelar juara Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI), setelah menumbangkan tuan rumah Persita Tangerang 4-2 (2-1), di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (21/4). Kemenangan ini juga memberi tekanan kepada tim-tim papan atas.

Tambahan tiga angka ini membuat posisi Persib yang sudah mengemas 45 poin, naik ke posisi keempat dari semula kelima, menggeser posisi Persija (42). Persib masih tertinggal 13 poin dari Persipura yang memimpin sementara klasemen. Namun, Eka Ramdani dkk. masih memiliki tiga pertandingan sisa dibanding Persipura.

Empat gol kemenangan Persib masing-masing disumbangkan Hilton Moreira menit ke-20 dan 48, Eka Ramdani (44), dan Christian Gonzales (57). Sementara dua gol Persita dicetak oleh sundulan Supriyadi (25) dan Adolfo Sousa (60).

Manajer Persib H. Jaja Soetardja menyambut gembira kemenangan ini dan menilai ada perubahan signifikan dalam cara bermain timnya. “Hasil ini tentu sangat positif. Secara permainan juga ada perubahan yang lebih bagus. Kami masih optimistis dalam kompetisi ini,” kata Jaja.

Kemenangan juga disambut sukacita tim pelatih. Jaya Hartono mengaku tiga poin ini sangat penting bagi Persib. “Alhamdulillah kami bisa kembali menang. Tetapi, kemenangan ini bukan tanpa koreksi. Pemain masih melakukan kesalahan-kesalahan yang sama, sehingga gol balasan mereka tercipta cukup cepat dari proses yang hampir sama dengan pertandingan sebelumnya,” katanya.

Jaya menyoroti kinerja para pemainnya, terutama ketika menghadapi serangan balik cepat. Menurut dia, penyakit Persib masih belum sembuh. Para pemain belakang masih selalu terfokus kepada pergerakan bola dan mengabaikan penetrasi tanpa bola yang dilakukan lawan. Jaya mengatakan, gol kedua Persita yang dicetak Adolfo Sousa adalah buah keteledoran pemain belakang.

“Itu adalah penyakit lama. Setelah mencetak gol, pasti gawang kami juga kebobolan dengan cepat. Padahal, setiap evaluasi juga sudah ditekankan untuk fokus pada pergerakan lawan, bukan bola apalagi menghadapi tim dengan pola 4-4-2,” kata Jaya.

Dalam laga tersebut, Jaya memberikan pujian kepada Wildansyah. Menurut dia, ketenangan pemain muda Persib itu dalam mengawal lini belakang cukup membawa stabilitas di lini belakang. “Meski kadang masih kurang percaya diri, Wildan adalah pemain dengan prospek yang cerah. Dia main cukup tenang dan memiliki intersep yang bagus,” ujar Jaya.

Sementara itu, Pelatih Persita Zaenal Abidin mengakui jika Persib tampil luar biasa meskipun tak diperkuat Lorenzo Cabanas dan Maman.

Pada pertandingan kemarin, Jaya Hartono memenuhi janjinya dengan menampilkan pemain muda Wildansyah untuk mendampingi Nova Arianto dan Nyek Nyobe di lini belakang. Bagi Wildansyah ini merupakan debut sebagai starter di LSI.

Menghadapi Persita, Jaya begitu memforsir kemenangan dengan menampilkan sekaligus tiga striker asing yaitu Rafael Bastos, Hilton, dan Gonzales. Pada menit ke-20, Hilton memecahkan kebuntuan dengan mencetak gol melalui tendangan setengah voli, memanfaatkan sundulan Gonzales yang membentur pemain Persita.

Namun, keunggulan ini tidak bertahan lama, lima menit kemudian Persita menyamakan kedudukan 1-1 melalui sundulan Supriyadi memanfaatkan umpan lambung Cucu Hidayat. Kiper Persib Cecep Supriatna sempat menepis bola, namun bola tetap meluncur masuk ke gawang. Menit ke-35, Jaya memasukkan Airlangga menggantikan Bastos.

Satu menit menjelang pertandingan babak pertama usai, Hilton melakukan penetrasi ke jantung pertahanan Persita, kemudian memberikan umpan datar ke kotak penalti. Gonzales yang berada di kotak penalti, secara sengaja membiarkan bola tersebut melewatinya. Bola yang bergulir, langsung disambar Eka Ramdani yang melesakkan si kulit bundar, 2-1 untuk Persib hingga babak pertama selesai.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, Persib kembali membobol Persita melalui proses yang unik. Berawal dari tendangan Gonzales yang membentur tiang kanan, dan bola memantul jatuh ke kaki Hilton. Pemain asal Brasil ini kemudian menendang bola tersebut, namun kembali membentur tiang kiri, dan bola memantul lagi ke arah Hilton. Kali ini Hilton tidak menyia-nyiakan dan langsung menyundul bola untuk merobek gawang Persita.

Gonzales akhirnya menyumbang satu gol pada menit ke-57, memanfaatkan umpan Eka Ramdani. Gonzales melakukan aksi individunya yang mampu melewati hadangan pemain belakang Persita Agung Dwijaksono dan kiper Wawan.

Unggul telak, penyakit lini belakang Persib kembali kambuh ketika membiarkan striker Persita Adolfo Sousa berdiri bebas tanpa kawalan. Dengan mudahnya, Adolfo merobek gawang Persib melalui sundulan memanfaatkan umpan Wirahadi.

Source: http://www.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: